13 Juli 2026
Drilling soal (mengerjakan banyak soal sejenis berulang-ulang) memang bisa membuat anak jadi cepat dan "hafal pola". Tapi kecepatan ini sering disalahartikan sebagai kemampuan bernalar yang sesungguhnya.
Anak yang di-drill soal perkalian bisa menjawab cepat karena hafal pola, bukan karena memahami konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang. Begitu soal disajikan dengan cara berbeda, kecepatan itu hilang.
Melatih nalar yang sesungguhnya justru butuh soal yang bervariasi bentuknya, memaksa anak menganalisis situasi baru setiap kali, bukan mengenali pola yang sudah dihafal.
Anak hasil drilling sering kesulitan begitu masuk level yang butuh analisis lebih kompleks, karena selama ini yang dilatih adalah kecepatan mengenali pola, bukan kemampuan menganalisis dari nol.
Pengulangan tetap penting untuk membangun kebiasaan, tapi yang diulang seharusnya adalah proses bernalarnya, bukan pola jawaban yang itu-itu saja.
Ini prinsip yang mendasari desain konten di Dunia Nalar, bukan bank soal drilling, tapi variasi aktivitas yang melatih proses berpikir yang sama dengan cara berbeda-beda setiap harinya.
Coba Kurikulum Bernalar, Gratis
2 sesi pertama tiap anak gratis, tanpa perlu kartu kredit.
Mulai Sekarang